Minggu, 16 September 2012

Psikologi Anak Diawali dengan Perkembangan Sejak Masa Pranata.

Masa awal kehidupan atau yang biasa kita kenal dengan masa pranatal hingga masa bayi merupakan periode tersingkat didalam pembentukan perkembangan individu. Pada periode pranatal terjadi pembentukan tubuh manusia yang akibatnya terus berpengaruh sepanjang hidup . Dalam masa pranatal akan terjadi pengalihan ciri-ciri genetis dari kedua orang tua. Jika terjadi gangguan dalam masa ini, maka akan mempengaruhi ciri-ciri fisik maupun psikologisnya di masa mendatang. Dalam proses ini, terjadi pula pembentukan organ tubuh termasuk yang menentukan jenis kelamin seseorang. Biasanya gangguan dalam proses ini dapat mengakibatkan cacad fisik bawaan. Dampak-dampak psikologis tertentu juga akan ditentukan oleh kondisi fisik ibu saat sedang mengandung.
Periode bayi terjadi sejak umur 2 minggu sampai umur 2 tahun. Masa bayi ini dianggap sebagai periode kritis dalam perkembangan kepribadian karena merupakan periode di mana dasar-dasar untuk kepribadian dewasa pada masa ini diletakkan. Pada usia-usia awal ini individu mulai belajar mengenal orang lain dari luar dirinya dan ibunya dan tentunya harus bisa menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan di lingkungan (Sosialisasi). Ciri menonjol dari periode ini adalah adanya rasa keingin tahuanan yang besar . Walau koordinasi otot dan kekuatan fisik belum sempurna, bayi sejak dini sudah mulai melakukan berbagai percobaan dengan lingkungan, biasanya dilakukan dengan cara meraba, mencium, dan membanting atau melempar sesuatu.
Dalam periode ini bayi akan mulai belajar berbicara dengan bajasa ibu, mempelajari berbagai aturan sederhana dalam lingkungannya serta belajar menggunakan berbagai organ tubuh untuk tugas-tugas fungsional yang sesuai. Dengan demikian periode bayi dianggap menjadi mulainya masa peak untuk ketrampilan berbahasa dan penguasaan organ-organ tubuhnya.